BlogApa Itu Catatmak? Aplikasi Catat Keuangan Harian Lewat WhatsApp

Apa Itu Catatmak? Aplikasi Catat Keuangan Harian Lewat WhatsApp

15 September 2026, 12:07
3 menit baca
Apa Itu Catatmak? Aplikasi Catat Keuangan Harian Lewat WhatsApp

Apa Itu Catatmak? Aplikasi Catat Keuangan Harian yang Dipakai Lewat WhatsApp

Hampir semua orang pernah mencoba mencatat keuangan. Mengunduh aplikasinya di awal bulan, rajin mengisi selama seminggu, lalu berhenti tanpa sadar. Bulan berikutnya mencoba aplikasi lain, dan pola yang sama terulang. Masalahnya biasanya bukan pada niat. Masalahnya ada pada jarak antara saat uang keluar dan saat pencatatan bisa dilakukan. Catatmak dibangun untuk memperkecil jarak itu.

Catatmak itu apa?

Catatmak adalah aplikasi catat keuangan harian yang bisa dipakai tanpa membuka aplikasinya. Pencatatan dilakukan lewat chat WhatsApp: kirim satu pesan, dan transaksi itu langsung tercatat.


Aplikasinya tetap ada, dan tetap dipakai. Bedanya, aplikasi bukan lagi satu-satunya pintu masuk. WhatsApp untuk mencatat cepat, aplikasi untuk melihat laporan, anggaran, dan analisa. Keduanya memakai akun yang sama, jadi catatannya tidak terpisah.

Kenapa pencatatannya lewat WhatsApp?

Karena di situlah orang sudah berada. Rata-rata orang membuka WhatsApp puluhan kali sehari tanpa berpikir, sementara aplikasi keuangan perlu diingat, dicari, lalu dibuka dengan sengaja.


Bayangkan urutannya di aplikasi biasa: keluar dari kasir, buka aplikasi, tunggu memuat, cari tombol tambah, pilih jenis transaksi, ketik nominal, pilih kategori, simpan. Delapan langkah untuk satu kopi. Dilakukan lima kali sehari, siapa pun akan berhenti.


Di Catatmak, urutannya menjadi satu langkah: kirim pesan “Kopi 20.000”. Catatmak membalas konfirmasi, dan transaksinya sudah masuk. Tidak ada aplikasi baru yang harus dibuka.

Tiga cara mencatat dari satu chat

Pesan teks bukan satu-satunya cara. Dari percakapan yang sama, ada tiga pilihan, dan ketiganya masuk ke catatan yang sama.

  1. Teks. Tulis nama transaksi dan nominalnya, misalnya “Bensin 50.000” atau “Gaji 3.500.000”. Formatnya tidak kaku, yang penting ada nama dan angkanya. Catatmak mengenali sendiri apakah itu pemasukan atau pengeluaran.
  2. Voice note. Saat tangan sedang penuh atau sedang di jalan, tekan tombol mic dan sebutkan transaksinya. “Beli bensin lima puluh ribu” akan dibaca dan dicatat seperti pesan teks biasa.
  3. Foto struk. Setelah belanja bulanan, fotokan struknya dan kirim. Catatmak memecahnya menjadi beberapa transaksi per item, sehingga kategori tiap barang tetap terbaca, bukan satu angka besar tanpa keterangan.

Yang terjadi setelah dicatat

Pencatatan hanya separuh gunanya. Bagian yang membuat kebiasaan ini berarti adalah apa yang bisa dilihat setelahnya.

  1. Laporan otomatis. Catatan harian tersusun sendiri menjadi laporan harian, mingguan, dan bulanan. Tidak ada rekap manual di akhir bulan, dan laporannya bisa diunduh kapan saja.
  2. Anggaran per kategori. Pasang batas belanja untuk kategori yang paling sering bocor, lalu sisa anggarannya terpantau sepanjang bulan. Notifikasi datang sebelum batas terlampaui, bukan setelahnya.
  3. Analisa. Halaman ini menunjukkan ke mana uang benar-benar pergi, dan berapa porsi pemasukan yang masih tersisa. Angkanya sering berbeda dari perkiraan sendiri.
  4. Grup keluarga. Untuk rumah tangga yang belanjanya tidak dipegang satu orang, grup bisa dibuat agar setiap anggota mengirim pengeluarannya sendiri. Semuanya masuk ke satu laporan yang sama.
  5. Streak dan leaderboard. Konsistensi dihitung sebagai streak harian, dan catatan yang dikirim lewat WhatsApp juga dihitung. Bagian ini ada bukan untuk gamifikasi semata, tetapi karena mencatat keuangan gagal paling sering pada hari ketujuh, bukan hari pertama.

Buat siapa aplikasi ini

Catatmak dirancang untuk orang yang mencatat keuangan pribadi dan rumah tangga, bukan untuk pembukuan perusahaan. Empat kelompok yang paling terbantu:

  1. Yang belum pernah mencatat keuangan sama sekali dan butuh cara paling ringan untuk mulai.
  2. Yang pernah memakai aplikasi lain lalu berhenti di tengah jalan.
  3. Yang memegang uang belanja keluarga dan perlu mencatat sambil beraktivitas.
  4. Pekerja dan freelancer dengan pemasukan tidak tetap, yang perlu tahu sisa uangnya setiap saat.

Cara mulai

Unduh Catatmak, buat akun, lalu simpan nomor WhatsApp Catatmak. Setelah itu pencatatan bisa dilakukan dari mana saja, dari chat saat sedang buru-buru, atau dari aplikasi saat ingin melihat gambaran besarnya.

Catatmak gratis dan tanpa iklan. Selengkapnya di catatmak.com.